Posts filed under 'Hidup'

Masih Abu-abu

Kalau hidup ini hanya dikaitkan dari warna dasar, maka iya akan merah, kuning, dan biru. Tapi 3 warna dasar itu terlalu mustahil untuk merangkumkan cerita dalam hidup yg terkadang harus mendengar, melihat, merasakan, menhormati, hingga nantinya harus memutuskan. Maka tepatlah untuk orang-orang yang mengatakan hidup itu adalah warna-warni.

Dalam sebuah perjalanan yang sangat sulit dan berkatalah seseorang dengan yakinnya, “inilah kenyataan”. Namun apakah kita harus langsung percaya dengan perkataan tadi, meskipun dya berjalan disamping kita, dya ikut merasakan, ikut melihat, dan ikut memutuskan.

Itu saja belum cukup, dalam perjalanan seharusnya iya juga memiliki rasa menghormati, sedekat apapun hubungan itu, mau itu sahabat, adik, kakak, abang dan saudara sekalipun. Ia harus mengingat setiap manusia memiliki hati, memiliki pola pikir, memiliki sikap yang semua itu tidak pernah sama, walau kembar siam sekalipun.

Kalau saja semua orang mau berpikir akan impact dan efect dari sebuah perkataan dan tingkah laku dari perbuatan, mungkin kaka, bimbim dan teman-teman yang tergabung dalam Group music slank tidak akan menciptakan lagu dengan judul orkes sakit hati.

Karena ketika rasa sakit itu datang lagi, serapat apa kita menyimpan suatu kebencian? setabah apa kita menahan hujatan? sekuat apa kita menahan nafsu emosi? dan sebijaksana apa kita berpikir dan memutuskan. Hingga akhirnya merah, kuning, biru hanya menjadi dasar dari sebuah warna. Meskipun abu-abu menjadi warna paling dominan dalam setiap pilihan dan iya bisa menjadi hitam atau putih sekalipun, itu hanya akan menjadi suatu pilihan nantinya.

Add comment July 18, 2009

Dari dya

Sekitar jam 20.00 wib aku terima sms yg berisi…

Perasaan ini aneh.

Merasakan hal yang berlawanan sekaligus dalam satu waktu.

Memilih yg lebih baik atau yg terbaik

Aneh…

Antonimpun terkadang dapat menjadi sinonim.

Lelah….

Note :

Untuk kamu yang merasa…

Tanya pada hati kecil..


Aku tau siapa pengirim sms ini..

Dia adalah seorang perempuan yang aku kenal sejak tiga tahun yang lalu..

Cuma bisa bilang makasih untuk smsnya…

Lumayan bagus….hehehe

2 comments March 31, 2009

Akankah…???

Rasanya “Tuhan” tidak adil, kenapa..? ia begitu cepat mengambil semua kebahagian yg baru saja disematkan dalam hidup yg berwarna abu-abu ini. Seperti bayi yg baru saja menghembuskan nafas pertama kedunia, suara lengkingan tangis yg berusaha memanggil “ibu” seakan terdengar begitu keras, layaknya sekelompok penyanyi yg tergabung dalam satu paduan suara atau koor yg bernyanyi dengan teknik falsetto pada jangkauan nada alto.

Massa lalu, setiap sudut terkadang ingin dilupakan karena dirasa begitu pahit, atau mungkin ingin trus mengenang disetiap inci otak karena begitu manis. Diantara roda waktu yg terus berputar dan tak pernah kembali, apakah ini yg namanya “perpisahan”.

Di Kota yg pernah diterjang Tsunami desember 2004 lalu, dan di propinsi yg pernah dilanda konflik selama hampir 30 tahun, cerita itu bermula. Sebuah istana kecil yg dihuni 5 orang pemuda hidup dengan penuh damai, meski perbedaan warna kulit, keyakinan, hingga cara berpikir terbentang luas.

Kebersamaan itu memang tidak berlangsung lama, namun mereka bagaikan keluarga, teman, mitra ataupun sahabat. Huff… terlalu susah menyebutkan sebagai apa mereka, tapi yg pasti, dengan waktu yg singkat itu telah membangun sebuah ikatan emosional yg sangat kuat.

Suatu malam seorang pemuda berjalan kaki menyusuri sebuah lorong, sambil menghisap sebatang rokok filter ia menelpon seorang teman dan menangis tersedu. Ia bertanya, dimanakah surga itu..??, akankah ia bisa berjalan sendiri kesana? dan dengan nada ragu iapun bertanya kembali, “teman… akankah kita bertemu disana…???”

Add comment March 2, 2009

..LuPa..

Bayangkan ketika dokter memfonis diri kita dengan penyakit leukemia (kanker darah), penyakit kanker yg menyerang sel-sel darah putih yg diproduksi oleh sum-sum tulang. Leukemia umumnya muncul pada diri seseorang sejak dimasa kecilnya, Sumsum tulang tanpa diketahui dengan jelas penyebabnya telah memproduksi sel darah putih yang berkembang tidak normal atau abnormal.

Pada umumnya orang yg mengidap penyakit ini selalu berakhir teragis, yaitu kematian, ya…meski mati itu menjadi suatu keharusan untuk setiap orang, setidaknya ada 2 hal yg bisa dilakukan, yaitu berusaha sekuat tenaga atau menikmati sisa hidup yg diperkirakan dokter dari segi medis yg gak pernah pasti.

Untuk aku leukemia tidak terlalu mengerikan, kalau dibandingkan dengan penyakit yg wajib dimiliki setiap insan dibumi, yaitu lupa. Karena untuk aku penyakit ini bisa menyerang kapanpun, siapapun, dan dimanapun. Disetiap distorsi roda kehidupan, mungkin semua yg ada dalam diri kita sama sekali gak bisa menjamin, kapan kita akan tersadarkan.

Sepertinya sekarang semua sudah mulai terlihat jelas, meski sesekali berwarna abu-abu, tapi bukankah kita bisa belajarĀ  tentang hidup dari rumus=melihat, merasakan, memikirkan, memutuskan, hingga memperbaiki.

Suatu hari seorang teman berkata, hidup itu terlalu sulit untuk dimengerti, menjadi seorang yg berimanpun tidak akan menjamin terhindar dari penyakit yg bernama lupa. Atau seorang teman lainnya megatakan, Hidup itu akan lebih muda untuk seorang pelacur, karena ia hanya memiliki 2 tanggung jawab, yaitu, kepuasaan konsumen dan tuhan.

Tapi menurut aku hanya ada 1 pertanyaan, yaitu, siapa yg akan menciptakan vaksin anti lupa…????

Add comment February 22, 2009


 

November 2009
M T W T F S S
« Jul    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  

Blog Stats

Top Posts

Recent Posts

Recent Comments

alexanderadhitya on Dari dya
alexanderadhitya on Dari dya
izal on Masa depan hari ini, esok, ata…
andretaufan on “minoritas”
alex© on “minoritas”

ABOUT ME

Categories

Archives

yang liatin…

friends

peace

Flickr Photos

midnight city still

Untitled

Man should always remember his connection to mother earth.

More Photos