<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>andre taufan &#187; coretan damai</title>
	<atom:link href="http://andretaufan.wordpress.com/category/coretan-damai/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://andretaufan.wordpress.com</link>
	<description>Baik di konsumsi untuk siapapun</description>
	<lastBuildDate>Wed, 22 Jul 2009 17:27:46 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='andretaufan.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/fdea8eab0cde167d77865752df192499?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>andre taufan &#187; coretan damai</title>
		<link>http://andretaufan.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://andretaufan.wordpress.com/osd.xml" title="andre taufan" />
		<item>
		<title>Sampaikan Damai lewat Didong</title>
		<link>http://andretaufan.wordpress.com/2009/07/21/sampaikan-damai-lewat-didong/</link>
		<comments>http://andretaufan.wordpress.com/2009/07/21/sampaikan-damai-lewat-didong/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 21 Jul 2009 17:17:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andretaufan</dc:creator>
				<category><![CDATA[coretan damai]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andretaufan.wordpress.com/?p=223</guid>
		<description><![CDATA[Ini adalah cerita seorang pemuda berumur 21 tahun, namanya Ervan Yoga, Evan sapaan akrab pemuda yg tercatat sebagai mahasiswa perguruan tinggi di Takengon Aceh Tengah. Sebagai mahasiswa tidak ada yang menarik dari sisi hidupnya, setiap hari ia belajar keras untuk mencapai cita-citanya menjadi seorang ahli di bidang pertanian.
Disisi lain sejak dilahirkan Evan mewarisi darah seni [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andretaufan.wordpress.com&blog=685041&post=223&subd=andretaufan&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:justify;">Ini adalah cerita seorang pemuda berumur 21 tahun, namanya Ervan Yoga, Evan sapaan akrab pemuda yg tercatat sebagai mahasiswa perguruan tinggi di Takengon Aceh Tengah. Sebagai mahasiswa tidak ada yang menarik dari sisi hidupnya, setiap hari ia belajar keras untuk mencapai cita-citanya menjadi seorang ahli di bidang pertanian.</p>
<p style="text-align:justify;">Disisi lain sejak dilahirkan Evan mewarisi darah seni dari kakek dan ayahnya, dan bisa dibilang ini adalah bakat keturunan keluarga.</p>
<p style="text-align:justify;">Dahulu kakeknya adalah seorang Ceh Didong, kesenian asli dari daerah dataran tinggi gayo. Dan kemudian ayahnya, yang juga pernah menggeluti dunia tarik suara sebagai seorang Ceh Didong di salah satu klub Didong yang ada di Aceh Tengah.</p>
<p style="text-align:justify;">Dengan mengikuti berbagai pentas Didong, perjalanan karir Evan diawali sejak ia duduk di bangku kelas 1 SMP (sekolah menengah pertama). Karena bakat alami yang ia miliki Evan sempat tergabung di dua klub Didong ternama di Aceh Tengah, yaitu &#8220;Kemara Bujang dan &#8220;Kabinet Bebesen&#8221;.</p>
<p style="text-align:justify;">Mengenang masa pahit ketika konflik masih berkecamuk di Aceh, bisa dikatakan Didong tidak pernah dipentaskan lagi, karena kesenian yang satu ini biasa dipentaskan pada malam hari, atau bahkan semalam suntuk. Kalaupun bisa, Didong tidak dipentaskan didaerah asalnya, malah didaerah luar Aceh.</p>
<p style="text-align:justify;">Hal itu mengingatkan Evan kembali,  ketika ia diundang untuk mementaskan Didong di Yogyakarta, namum pementasan itu gagal karena ia beserta rombongan tidak bisa keluar dari Aceh Tengah, jalan utama yang menghubungkan antara Bireun dan Takengon terlalu bahaya untuk dilewati di zaman konflik.</p>
<p style="text-align:justify;">Kini angin segar perdamaian telah menghembuskan Didong untuk kembali dipentaskan didaerah asalnya, yaitu Aceh Tengah. Didong adalah seni tradisional yang dipakai untuk menyampaikan pesan-pesan moral, agama serta pesan damai ketengah-tengah masyarakat.</p>
<p style="text-align:justify;">Untuk Evan, Didong adalah kesenian asli daerah yang harus dipertahankan, tapi sayang sekarang tidak banyak pemuda sepertinya, yang mau peduli terhadap seni budaya leluhur. Evan sendiri khawatir, kalau-kalau sudah tidak ada lagi generasi yang mau mementaskan Didong. Sebuah kesenian yang memainkan syair-syair indah, yang berisikan pesan-pesan moral, agama serta damai.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/andretaufan.wordpress.com/223/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/andretaufan.wordpress.com/223/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/andretaufan.wordpress.com/223/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/andretaufan.wordpress.com/223/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/andretaufan.wordpress.com/223/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/andretaufan.wordpress.com/223/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/andretaufan.wordpress.com/223/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/andretaufan.wordpress.com/223/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/andretaufan.wordpress.com/223/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/andretaufan.wordpress.com/223/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andretaufan.wordpress.com&blog=685041&post=223&subd=andretaufan&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://andretaufan.wordpress.com/2009/07/21/sampaikan-damai-lewat-didong/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/460593fa1eeaaff669092208237f946d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">eza</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Penertiban = Pencurian</title>
		<link>http://andretaufan.wordpress.com/2009/02/09/penertiban-pencurian/</link>
		<comments>http://andretaufan.wordpress.com/2009/02/09/penertiban-pencurian/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 Feb 2009 20:55:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andretaufan</dc:creator>
				<category><![CDATA[coretan damai]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andretaufan.wordpress.com/?p=179</guid>
		<description><![CDATA[Kalau dilihat dari kata dasarnya, kedua kalimat ini memiliki arti yg jauh berbeda. Penertiban, kata dasarnya adalah tertib, sementara Pencurian, kata dasarnya adalah curi. Meski memiliki arti dan makna yg berbeda, tapi kedua kalimat itu berhubungan dalam 1 ranjang menurut aku.
Beberapa waktu yg lalu, Polda Aceh melakukan penertiban kepada semua pengguna jalan untuk memenuhi kriteria [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andretaufan.wordpress.com&blog=685041&post=179&subd=andretaufan&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:left;">Kalau dilihat dari kata dasarnya, kedua kalimat ini memiliki arti yg jauh berbeda. Penertiban, kata dasarnya adalah tertib, sementara Pencurian, kata dasarnya adalah curi. Meski memiliki arti dan makna yg berbeda, tapi kedua kalimat itu berhubungan dalam 1 ranjang menurut aku.</p>
<p style="text-align:left;">Beberapa waktu yg lalu, Polda Aceh melakukan penertiban kepada semua pengguna jalan untuk memenuhi kriteria standard dalam berkendaraan. Yang dimaksud standard adalah, mulai dari kelengkapan surat-surat sampai dengan keamanan berkendara.</p>
<p style="text-align:left;">Kalau dilihat dari segi positif, jelas penertiban itu menjadi hal yg sangat positif dan memang harus dipatuhi. Tapi etika baik ini juga memunculkan pandangan yg negatif  oleh para bikers, contohnya setiap kali bertemu dengan teman sebaya kita selalu membahas hal ini, maklumlah kita semua bikers sejati. Obrolan kita soal hal itu, diawali dari mengeluh sampai mencaci maki&#8230;hehehehe&#8230;menurut kita penertiban yg dilakukan oleh sipenguasa jalan raya (POLANTAS) sama sekali tidak menguntungkan, malah buntung.  Wajar aja, karena semakin ditertibkannya penggunaan helm standard, semakin susah kita menjaga si-helm agar gak hilang, huff&#8230;udah kayak anak bayi aja kemana-mana harus dibawa.</p>
<p style="text-align:left;">Bisa dibilang aku dan 3 orang teman dekatku memang belum siap menjadi ayah, buktinya helm standard kita hilang semua&#8230;hahahaha&#8230;.dan akhirnya kita berempatpun melakukan survey kecil-kecilan, meski survey itu masih dikalangan antara temen ke-temen, tapi menurut kita keabsahannya terjamin&#8230;!!!</p>
<p style="text-align:left;">Dari 10 orang Bikers yg termasuk dalam koresponden survey kita, ternyata 6 diantaranya mengalami buntung seperti kita, ya&#8230;mereka juga kehilangan pelindung kepala untuk berkendara (Helm). Sementara 4 orang koresponden lain mengatakan, mereka menjaga helmnya ekstra ketat, contohnya membawa helm sampai kedalam kelas kampus sekalipun.</p>
<p style="text-align:left;">Setuju atau enggak setuju menurut kita hal itu membuat sangat tidak nyaman (idealis mode on)&#8230;.Bayangkan kalau mau ke WC umunpun harus bawa masuk helm&#8230;.hahahahaha&#8230;.Tapi disini seakan-akan pihak penertib cuek&#8230;Disalah satu Razia penertiban dekat simpang jam Banda Aceh beberapa hari lalu, terlihat sipenertib berteriak dengan nada yg keras dan menakutkan &#8220;woi&#8230;pakai helm kau kalau naik motor, yg diboncengan juga pakai helm&#8221;. Kata-kata yg diteriakan memang dak termasuk dalam golongan kata-kata kasar, tapi pertanyaannya adalah..???</p>
<p style="text-align:left;">- Apakah si-penertib gak sadar, kalau peraturan ini meningkatkan angka pencurian&#8230;.ya&#8230;meski yg dicuri helm&#8230;tapi tetap aja kriminal&#8230;</p>
<p style="text-align:left;">- Apakah si-penertib harus berteriak dengan nada yg keras dan menakutkan??? bukannya beberapa waktu lalu mereka mengatakan kalau mereka adalah mitra masyarakat&#8230;(POLMAS)&#8230;</p>
<p style="text-align:left;">- Apakah harus berteriak dengan nada yg keras dan menakutkan&#8230;.sementara kita-kita masih trauma konflik&#8230;</p>
<p style="text-align:left;">- Bagaimana kalau pengendara masih belum punya cukup duit untuk beli helm standard yg harganya diatas 50 ribu rupiah&#8230;</p>
<p style="text-align:left;">- Apakah ada toko yg jual kreadit helm standard&#8230;hehehe</p>
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:left;">Ok..!!! kalau kita kembali ke paragraf no.1 apa kamu sependapat&#8230;..silahkan comment&#8230;.!!!</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/andretaufan.wordpress.com/179/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/andretaufan.wordpress.com/179/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/andretaufan.wordpress.com/179/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/andretaufan.wordpress.com/179/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/andretaufan.wordpress.com/179/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/andretaufan.wordpress.com/179/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/andretaufan.wordpress.com/179/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/andretaufan.wordpress.com/179/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/andretaufan.wordpress.com/179/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/andretaufan.wordpress.com/179/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andretaufan.wordpress.com&blog=685041&post=179&subd=andretaufan&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://andretaufan.wordpress.com/2009/02/09/penertiban-pencurian/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/460593fa1eeaaff669092208237f946d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">eza</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>&#8220;Damai&#8221; ala Kawula Muda Langsa</title>
		<link>http://andretaufan.wordpress.com/2008/12/08/damai-ala-kawula-muda-langsa/</link>
		<comments>http://andretaufan.wordpress.com/2008/12/08/damai-ala-kawula-muda-langsa/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 08 Dec 2008 04:04:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andretaufan</dc:creator>
				<category><![CDATA[coretan damai]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andretaufan.wordpress.com/?p=167</guid>
		<description><![CDATA[04 Des 08 Obrolan santai soal perdamaian ala kawula muda Langsa dalam acara Minum juice bareng (MJB) di Stroom Cafe bersama 45 orang pemuda dari Universitas Samudera (UNSAM) dan pendengar setia Radio Cindy FM Kota Langsa

Klik :
http://geunderangdamee.blogspot.com/search/label/MKB
       <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andretaufan.wordpress.com&blog=685041&post=167&subd=andretaufan&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:center;"><span style="color:#330000;font-weight:bold;">04 Des 08</span> Obrolan santai soal perdamaian ala kawula muda Langsa dalam acara Minum juice bareng (MJB) di Stroom Cafe bersama 45 orang pemuda dari Universitas Samudera (UNSAM) dan pendengar setia Radio Cindy FM Kota Langsa</p>
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:left;">Klik :</p>
<p style="text-align:left;"><a href="http://geunderangdamee.blogspot.com/search/label/MKB">http://geunderangdamee.blogspot.com/search/label/MKB</a></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/andretaufan.wordpress.com/167/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/andretaufan.wordpress.com/167/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/andretaufan.wordpress.com/167/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/andretaufan.wordpress.com/167/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/andretaufan.wordpress.com/167/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/andretaufan.wordpress.com/167/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/andretaufan.wordpress.com/167/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/andretaufan.wordpress.com/167/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/andretaufan.wordpress.com/167/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/andretaufan.wordpress.com/167/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andretaufan.wordpress.com&blog=685041&post=167&subd=andretaufan&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://andretaufan.wordpress.com/2008/12/08/damai-ala-kawula-muda-langsa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/460593fa1eeaaff669092208237f946d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">eza</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Masa depan hari ini, esok, atau sekarang..???</title>
		<link>http://andretaufan.wordpress.com/2008/11/21/masa-depan-hari-ini-esok-atau-sekarang/</link>
		<comments>http://andretaufan.wordpress.com/2008/11/21/masa-depan-hari-ini-esok-atau-sekarang/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 21 Nov 2008 04:32:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andretaufan</dc:creator>
				<category><![CDATA[coretan damai]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andretaufan.wordpress.com/?p=53</guid>
		<description><![CDATA[
Sudah pernah baca Novel terkenal karya Andrea Hirata yang berjudul laskar pelangi, itu..tu&#8230; novel yang sudah di filmkan dan mendapat respon yang sangat luar biasa dari masyarakat pecinta film indonesia. Lintang, adalah salah satu tokoh dalam film itu, ia anak dari keluarga nelayan miskin dipedalaman Bangka Belitung. 
Dalam Laskar pelangi, setiap harinya lintang harus mendayung [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andretaufan.wordpress.com&blog=685041&post=53&subd=andretaufan&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><a href="http://andretaufan.files.wordpress.com/2008/11/pemulung-kecil.jpg"><img class="size-full wp-image-54 alignright" title="pemulung-kecil" src="http://andretaufan.files.wordpress.com/2008/11/pemulung-kecil.jpg?w=174&#038;h=154" alt="anak kecil yang sedang mengumpulkan kardus" width="174" height="154" /></a></p>
<p><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0   false false false        MicrosoftInternetExplorer4  &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--><!--  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0cm; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:EN-US; 	mso-fareast-language:EN-US;} @page Section1 	{size:612.0pt 792.0pt; 	margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt; 	mso-header-margin:36.0pt; 	mso-footer-margin:36.0pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --><!--[if gte mso 10]&gt; &lt;!   /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin:0cm; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} --><!--[endif]--><span lang="IN"><span style="text-decoration:line-through;">S</span>udah pernah baca Novel terkenal karya Andrea Hirata yang berjudul laskar pelangi, itu..tu&#8230; novel yang sudah di filmkan dan mendapat respon yang sangat luar biasa dari masyarakat pecinta film indonesia. Lintang, adalah salah satu tokoh dalam film itu, ia anak dari keluarga nelayan miskin dipedalaman Bangka Belitung. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="IN">Dalam Laskar pelangi, setiap harinya lintang harus mendayung sepeda bututnya sejauh 100 kilometer untuk sampai kesekolah, dan usaha keras lintang itu membuatnya berhasil mengenyam pendidikan dasar 9 tahun yang dicanangkan Pemerintah Indonesia sejak tahun 1994.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="IN">Wah&#8230;wah&#8230;wah&#8230;salut untuk lintang yang mengikuti rencana pemerintah kita. Tapi kalau saya boleh membandingkan, nasib lintang sedikit beruntung daripada tokoh dicerita saya ini.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Apa yang kamu pikirkan tentang remaja lelaki di umur 16 tahun..?</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Mungkin tentang seorang remaj yang ingin menunjukkan jati dirinya kesemua orang&#8230;, atau seorang remaja yang rajin membaca buku pelajaran di tahun <span style="color:black;" lang="IN">pertama ia masuk sekolah Menengah Atas (SMA). Namun pendapat itu jauh berbeda ketika saya melihat seorang remaja lelaki bertubuh kerdil, kurus, dan berkulit hitam mengkilat dibalut dengan keringat dan sedang sibuk bekerja membajak sawah, ditengah teriknya panas matahari siang itu.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span lang="IN"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="IN">Namanya adalah Muksal mina, umurnya sekarang baru 16 tahun. Ia harus menjadi mesin untuk melanjutkan hidup keluarganya. Sosok seorang ayah yang seharusnya menanggung biaya hidup keluarga telah pergi selamanya sejak ia berumur 7 tahun. Hidup muksal mina drastis berubah ketika ayahnya meninggal menjadi korban konflik Aceh, ia harus rela putus sekolah dan bekerja demi kelangsungan hidup ibu dan ketiga adiknya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><em>&#8220;Setelah ayah enggak ada lagi, semua kebutuhan keluarga saya yang menanggung, apalagi saya punya tiga orang adik yang harus saya biaya, dan sekarang mereka sudah bisa sekolah&#8221;</em><strong><em><span lang="IN"><br />
</span></em></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="IN">Bagi Muksal larut dalam kesedihan adalah satu hal yang bodoh. Muksal berpikir sekarang semua kewajiban ayahnya telah menjadi kewajibannya sebagai anak tertua dalam keluarga. Termaksud membiayai ketiga adiknya sekolah. Layaknya manusia biasa yang memiliki rasa cemburu, Muksalpun demikian, terkadang ia merasa cemburu kalau melihat teman-temannya berpakaian rapi dengan seragam sekolah. <em>&#8220;Kepinginnya sekolah lagi&#8230;kan bisa rapi, enggak kalau searang kan seperti gembel, tapi ya&#8230;&#8230;bagaiaman&#8230;.??? kalau saya sekolah gak bisa kerja&#8221;.</em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="IN">Sepertinya Muksal adalah seorang yang giat bekerja, sangkin giatnya..!!! pekerjaannya telah merampas hak sejatinya untuk bermain dan belajar.. Tapi muksal ikhlas melakukannya, itu semua dilakoninya demi kelangsungan hidup keluarganya. Jika pagi datang ia telah siap dengan jetor (alat untuk membajak sawah) milik tetangganya. Padahal untuk ukuran remaja seumurannya sangatlah tidak wajar bekerja membajak sawah.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><em><br />
</em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="IN"><em>&#8220;Payah juga bawa jetor karena kita masih kecil, karena ada tanah yang keras dan kalau ada sawah yang banyak airnya susah juga, terus panas lagi, kalau hujan juga susah, makanya serba salah. tapi ya&#8230;mau apalagi&#8230;.&#8221;</em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="IN"><em><br />
</em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="IN">Keadaan seperti itu yang memaksa Muksal untuk bekerja keras, namun usaha untuk menghidupi keluarga tidak sampai disitu saja, terkadang tak ada kata istirahat baginya. Selain membajak sawah, dimalam hari ia pergi kelaut untuk membantu nelayan mencari ikan. Namun lagi-lagi bekerja di laut bukanlah pekerjaan yang wajar untuk anak seumurnya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><em><br />
</em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><em>&#8220;Di laut enggak enak, enak kali didarat daripada di laut. Di laut anginnya kencang, ombaknya besar&#8230;.kadang saya takut juga&#8221;</em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="IN">Muksal bercerita, ketika rasa takut datang saat ia berada dilaut, biasanya untuk mengusir rasa takut itu ia hanya mengingat <span> </span>saat bercanda tawa bersama ibu dan adik-adiknya di rumahnya yang hanya berukuran 4&#215;7 meter beratapkan daun rumbia. Namun sesekali rasa sedih itu tak dapat ia bendung, dan muksalpun menangis jika mengingat cita-citanya untuk menjadi seorang guru. Tapi ia yakin, kelak salah satu dari ketiga adiknya dapat mewujudkan cita-cita itu. Meski sekarang muksal hanya bisa memberikan uang sebesar 30.000 rupiah per-hari untuk keluarganya.</span></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/andretaufan.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/andretaufan.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/andretaufan.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/andretaufan.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/andretaufan.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/andretaufan.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/andretaufan.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/andretaufan.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/andretaufan.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/andretaufan.wordpress.com/53/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andretaufan.wordpress.com&blog=685041&post=53&subd=andretaufan&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://andretaufan.wordpress.com/2008/11/21/masa-depan-hari-ini-esok-atau-sekarang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/460593fa1eeaaff669092208237f946d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">eza</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://andretaufan.files.wordpress.com/2008/11/pemulung-kecil.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">pemulung-kecil</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>&#8220;minoritas&#8221;</title>
		<link>http://andretaufan.wordpress.com/2008/11/18/minoritas/</link>
		<comments>http://andretaufan.wordpress.com/2008/11/18/minoritas/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 18 Nov 2008 03:06:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andretaufan</dc:creator>
				<category><![CDATA[coretan damai]]></category>
		<category><![CDATA[ANDRE]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andretaufan.wordpress.com/?p=45</guid>
		<description><![CDATA[Pagi itu saya berkunjung kesekolah methodist yang berlokasi di jalan pocut baren peunayong Banda Aceh. Saya melihat sekelompok siswa SMP sedang asyik bermain sepak bola dilapangan sekolah, sedangkan para siswinya lebih memilih duduk bersama temannya sambil bercanda tawa. Sekolah ini didominasi oleh warga keturunan Tionghoa, namun pendengaran saya mangkap mereka menggunakan bahasa Indonesia sebagai alat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andretaufan.wordpress.com&blog=685041&post=45&subd=andretaufan&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><div id="attachment_49" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://andretaufan.files.wordpress.com/2008/11/methodist-banda-aceh3.jpg"><img class="size-medium wp-image-49" title="methodist-banda-aceh3" src="http://andretaufan.files.wordpress.com/2008/11/methodist-banda-aceh3.jpg?w=300&#038;h=225" alt="Methodist Kota Banda Aceh" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">Methodist Kota Banda Aceh</p></div>
<p>Pagi itu saya berkunjung kesekolah methodist yang berlokasi di jalan pocut baren peunayong Banda Aceh. Saya melihat sekelompok siswa SMP sedang asyik bermain sepak bola dilapangan sekolah, sedangkan para siswinya lebih memilih duduk bersama temannya sambil bercanda tawa. Sekolah ini didominasi oleh warga keturunan Tionghoa, namun pendengaran saya mangkap mereka menggunakan bahasa Indonesia sebagai alat komunikasi mereka daripada bahasa nenek moyangnya.</p>
<p>Mata saya tertuju ke arah yang lain, terlihat para orang tua sedang menunggu anaknya didepan pagar sambil menjinjing bekal makanan. Apa sih&#8230;yang mereka lakukan, saya bertanya ke &#8220;Miela&#8221;, ibu dari &#8220;Eldia&#8221; siswi kelas tiga disekolah itu. <span style="font-style:italic;">&#8221; Kalau beli makan diluarkan mahal, turus juga enggak cocok dengan rasanya&#8221;</span>, wah..wah..wah&#8230; ternyata berbeda ras, berbeda pula selera makannya. Kalau soal rasa&#8230;.setiap orang pasti punya pilihan sendiri, Tapi&#8230;!!! dalam dunia pendidikan tidak ada kata beda, terbukti hampir 50% guru yang mengajar disitu dari suku Aceh. Mereka saling hidup berdampingan, tak ada yang merasa sebagai minoritas atau mayoritas.</p>
<p>Semasa konflik dulu, kaum Tionghoa adalah salah satu kaum yang didiskriminasi oleh pihak-pihak yang enggak jelas atau sering disebut <span style="font-style:italic;">&#8220;OTK = orang yang tak dikenal&#8221;</span>. Kedaan ini membuat banyak kaum minoritas angkat kaki dari bumi <span style="font-style:italic;">Serambi Mekkah</span>, mereka mengungsi keluar Aceh dengan alasan keamanan. Salah satunya &#8220;Elvina&#8221; gadis manis yang memilik kulit putih dan bermata cipit ini terpaksa mengungsi ke Kota Medan, <span style="font-style:italic;">&#8220;dulu ada kabar yang beredar kalau orang-orang chinese mau di bacok, di culik, karena itu saya dan saudara saya mengungsi&#8221;.</span></p>
<p>MoU Helsinki menghantarkan Elvina kembali ke Aceh, hanya berbekal percaya akan MoU Elvina pulang ke Aceh dan mencoba kembali menata hidup di Kota yang pernah hancur karena bencana alam <span style="font-style:italic;">Tsunami</span>. Gadis ini sekarang menginjak usia 23 tahun, di usianya yang sekarang iya masih merasa didiskriminasi oleh masyarakat, <span style="font-style:italic;">&#8220;biasanya kalau jalan ditempat-tempat umum banyak yang ganggu dengan bahasa china yang gak jelas gitu&#8221;</span>, karena alasan ini, Elvina lebih senang berteman dengan sesama Tionghoa.</p>
<p>Tapi Andi lim 25 tahun berpendapat berbeda, meskipun dalam tubuhnya mengalir darah Tionghoa, Andi tidak merasa didiskriminasi dalam lingkungannya, bahkan, ia sendiri lebih banyak bergaul dengan teman-temannya yang bersuku Aceh daripada sesama kaum Tionghoa, sampai-sampai label sebagai <span style="font-style:italic;">China Aceh </span>melekat pada dirinya karena kefassihannya berbahasa Aceh dan hobinya pergi ngopi.</p>
<p><span style="font-style:italic;">&#8220;Sebenarnya kaum Tionghoa tidak tertutup, tapi mungkin ada sebagian orang Tionghoa yang merasa susah untuk berbaur dilingkungan, bukannya kalau kita baik ke orang, orang juga akan baik ke-kita&#8221;</span>, tutur Andi dengan tegas disela perbincangan kami yang berlangsung satu jam lamanya.</p>
<p>Iklim damai Aceh juga dirasakan oleh kaum Tionghoa, sekarang mereka bisa bekerja dengan tenang tanpa harus khawatir dengan rentetan suara senjata dan dentuman bom yang seakan menina bobo-kan kita di sunyinya malam. Diakhir perbincangan saya dengan Andi, ia hanya berpesan, <span style="font-style:italic;">&#8220;warna kulit boleh berbeda tapi kita juga anak Aceh&#8221;</span>, Sementara Elvina hanya berharap, <span style="font-style:italic;">&#8220;semua orang ingin hidup damai, janganlah kita saling membedakan, mungkin tuhan menciptakan kita berbeda-beda dengan satu rahasia yang belum kita ketahui &#8220;</span>.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/andretaufan.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/andretaufan.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/andretaufan.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/andretaufan.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/andretaufan.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/andretaufan.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/andretaufan.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/andretaufan.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/andretaufan.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/andretaufan.wordpress.com/45/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andretaufan.wordpress.com&blog=685041&post=45&subd=andretaufan&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://andretaufan.wordpress.com/2008/11/18/minoritas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/460593fa1eeaaff669092208237f946d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">eza</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://andretaufan.files.wordpress.com/2008/11/methodist-banda-aceh3.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">methodist-banda-aceh3</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>